Memburu matahari
Dari lubang kecil
Gelap dan menggigil
Membawa hitam pada saku celana
Sebagai tiket berderet
Mengepakkan sayap sayap kecil
Menabur aroma kelelahan dan jerit kepedihan
Menembus gelap yang terlelap
kapan pagi bisa bangun lebih pagi
bersenandung dengan saudara camar
yang bukan lagi sebagai bayang samar
ribuan kawan
dengan jejak yang sama
dengan sayap yang sama
dari gelap yang sama
menjadi sebuah kawanan
pemburu matahari
namun
matahari terlalu jauh bahkan
selalu terlambat terbit
lelah dan sayappun patah
kami kembali kemalam
bertemu dengan seorang kawan
yang lalu tak mau menjadi kawan
musim depan
andaikan matahari bangun lebih pagi
jogja2008